Faktor-faktor Penyebab Menurunnya Kemampuan Seksual dan Tips Cara Mengatasinya

Bagi pria masalah fungsi seksual (disfungsi seksual) adalah masalah yang serius. Di Indonesia, diduga kurang dari 10% pria menikah mengalami disfungsi ereksi (Info Kedokteran, 2011). Libido adalah dorongan untuk melakukan aktivitas seksual (Pfaus dan Scepkowski, 2005). Gangguan libido atau gangguan gairah seksual didefinisikan sebagai defisiensi atau absennya fantasi seksual dan dorongan untuk melakukan aktivitas seksual yang terjadi baik secara persisten ataupun rekuren dan dapat menyebabkan stress berat atau gangguan hubungan antarpersonal. Karenanya sering kita dengar sehatnya fungsi seksual turut membantu keharmonisan keluarga.

Penting bagi kita untuk mengetahui faktor-faktor apa yang menyebabkan disfungsi seksual agar kita bisa mengatasi masalah tersebut. Berikut adalah faktor-faktor yang menyebabkan disfungsi seksual.

  • Masalah Psikologis

    Faktor penyebab gairah seks menurun yang pertama adalah karena Masalah Psikologis. Terutama stres dan cemas. Stres dan kecemasan dari masalah yang dihadapi oleh pria dalam aktivitasnya sehari-hari bisa sangat mempengaruhi suasana hatinya untuk bercinta. Masalah psikologis seperti dalam hubungan percintaan atau keluarga, depresi, dan gangguan mental adalah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi gairah seksual seorang pria.

  • Hormon

    Testosteron adalah hormon yang berperan penting dalam naik turunnya gairah seksual pria. Jika hormon testosteron rendah, bisa jadi ini menjadi penyebab gairah seks pria juga rendah. Selain testosteron, hormon lain yang juga berperan dalam gairah seks pria adalah rendahnya tingkat hormon tiroid dan tingginya tingkat hormon prolaktin, sebuah hormon yang diproduksi dalam kelenjar di otak.

  • Dopamin

    Dopamin adalah sebuah zat kima yang membantu mengontrol pusat kepuasan dan kesenangan di otak. Dopamin juga membantu mengatur tindakan dan tanggapan emosional, sehingga memungkinkan kita untuk tidak hanya mengapresiasi penghargaan, tetapi juga mengambil tindakan untuk meraihnya. Dengan kata lain, Dopamin juga bisa disebut sebagai zat kimia yang diproduksi otak untuk menghasilkan efek kenikmatan.
    Hasrat seksual sudah pasti melibatkan otak dan sistem kimia otak, salah satunya adalah dopamin. Dokter mencatat bahwa pasien penyakit Parkinson yang diobati dengan obat dopamin, dilaporkan mengalami peningkatan gairah seksual yang lebih baik. Oleh sebab itu, Goldstein mengatakan obat ini mampu membantu sebagian pria dengan Hypoactive Sexual Desire Disorder (HSDD).

  • Penyakit

    Penyebab gairah seks pria menurun yang terakhir di artikel ini adalah disebabkan oleh penyakit. Beberapa kondisi penyakit tertentu seperti diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi diyakini turut mempengaruhi kondisi libido pria. Selain itu, dengan mengkonsumsi obat-obatan seperti obat HIV, obat rambut rontok tertentu, dan beberapa obat lain akan secara negatif dapat mempengaruhi libido pria dalam berhubungan seksual.

  • Minuman Beralkohol

    Sistem reproduksi yang seharusnya melakukan tugasnya untuk membantu perkembangan seksual, tidak bisa diganggu oleh kegiatan atau aktivitas yang bisa mengganggu kerja sistem reproduksi ini. Contoh kegiatan yang bisa membuat sistem reproduksi menjadi tidak maksimal kerjanya adalah meminum minuman keras. Akibat yang ditimbulkan dari konsumsi minuman beralkohol akan membuat fungsi testis dan ovarium tidak maksimal, yang akan menyebabkan disfungsi seksual, ketidaksuburan dan menjadi kekurangan hormon.

    Banyak konsumsi alkohol, akan menjadi racun pada testis, yang mengakibatkan penurunan tingkat testoteron dalam tubuh pria. Dari sebuah penelitian yang telah dilakukan dengan beberapa pria sehat yang selama 4 minggu mengkonsumsi alkohol secara rutin, mereka mengalami penurunan kadar testoteron. Penurunan kadar testoteron pada pria, akan menyebabkan fungsi seksual dan reproduksi menjadi menurun. Akibat dari hal tersebut adalah struktur sperma menjadi tak normal, dan metabolisme vitamin A menjadi terhambat, dimana vitamin A sangat penting untuk membantu perkembangan sperma.

Tips Cara Mengatasi Disfungsi Seksual

  • Asupan yang Cukup akan Nutrisi dan Gizi. Konsumsilah makanan yang sehat dan bergizi. Makanan dengan gizi seimbang akan menjaga kondisi tubuh juga akan memberikan tenaga yang cukup. Sebaliknya kekurangan beberapa nutrisi dan gizi menyebabkan aneka disfungsi tubuh kita. Termasuk dalam hal ini masalah disfungsi seksual. Nutrisi dan gizi yang cukup akan membantu kehidupan seksual.
  • Istirahat yang Cukup dan Olahraga. Ketika bersitirahat, sel-sel dalam tubuh kita juga “beristirahat”. Dengan istirahat ini akan memberikan spare tenaga bagi tubuh kita untuk aktivitas yang lain. Termasuk salah satunya adalah aktivitas seksual. Demikian pula dengan olahraga. Olahraga memperlancar proses pembakaran lemak, penyegaran sel melalui konsumsi oksigen ketika berolahraga, dan menjaga stamina.
  • Konsumsi Herbal. Telah banyak penelitian membuktikan beberapa tanaman obat mengandung zat yang bermanfaat untuk meningkatkan fungsi seksual manusia. Salah satunya adalah Pasak Bumi. Pasak bumi mengandung afrodiasiak, suatu senyawa yang mampu meningkatkan libido, hormon testosteron, dan stamina pria. Konsumsi herbal lebih dianjurkan karena lebih aman bagi tubuh. Suplemen buatan memang memberikan dampak yang instan akan tetapi juga memberikan efek samping yang beraneka ragam pula. Karena konsumsi herbal almai sangat dianjurkan. []

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *